Menu

Mode Gelap
Diskominfo Pamekasan Raih Juara II Penyelenggara Program Inovasi dan Teknologi Award DPR Kritisi Rencana Kenaikkan Tarif Tiket Masuk Candi Borobudur Berikut Fitur Unggulan Al Hikmah Education yang Perlu Anda Ketahui BPH Migas Gandeng DPR RI Gelar Penyuluhan Regulasi BPH Migas Bupati Pamekasan Dampingi Gubenur Jawa Timur Sambangi Korban Banjir

Uncategorized

Kemenag RI Kembali Buka Bantuan Inkubasi Bisnis Bagi Pesantren


					Kemenag RI Kembali Buka Bantuan Inkubasi Bisnis Bagi Pesantren Perbesar

Suaranet, Jakarta – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI)  kembali membuka bantuan inkubasi bisnis bagi pesantren. Program tersebut bertujuan untuk dapat mendorong kemandirian ekonomi pesantren Kedepan. Dan untuk proses pengajuan proposal sudah dibuka sedari tanggal 1 – 25 Maret 2022.

Dilansir dari ditpdpontren.kemenag.go.id, bahwa untuk bantuan ini dipelopori sejak di bawah kepemimpinan Menteri Yaqut Cholil Qoumas dari tahun 2020. Program tersebut telah terdesain dalam sebuah konsep besar yang Lahir di Pesantren Jalan Kemandirian.

See also  Fall in Love With Cool-Weather Gardening for a Healthy, Hefty Homegrown Harvest

Direktur Jenderal Pendidikan Islam ( Ditjen Pendis) Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, untuk tahun 2022 Kementerian Agama menargetkan sebanyak 500 paket proposal inkubasi bisnis pesantren untuk diberi bantuan dan pendampingan.

“Jadi pondok pesantren yang sebelumnya sudah mendapatkan dukungan inkubasi bisnis dari Kementerian Agama, tidak dapat ikut mendaftar. Hal tersebut agar sesuai dengan skema sasarannya, yakni mereplikasi model mandiri pada 500 pesantren di tahun ini,” paparnya, dikutip dari ditpdpontren.kemenag.go.id Rabu ( 02/04/22).

See also  Demo Amburadulnya Program BPNT, Aktivis Pamekasan Kirim Surat untuk Mensos RI

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan prosedur pendaftarannya, yakni dengan melalaui website resmi yang disediakan oleh oleh Kemenag RI dengan mengunggah proposal dokumen melalui situs resmi Aplikasi bantuan SIMBA Pdpontren pada laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/layananbantuan/ . Pengajuan bantuan disampaikan dalam bentuk berkas digital (soft copy).

“Selanjutnya, pesantren yang diharapkan dapat mempersiapkan dan mengajukan proposal/proposal dengan mengacu pada Petunjuk Teknis Bantuan yang dapat diunduh pada laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/arsip/ ,” imbuhnya.

Disamping itu, Dhani memaparkan katagori penerima dari bantuan tersbeut. Karena Menurutnya, bantuan di tahun 2022 ditergatkan menyasar 500 pesantren.

See also  Pemkab Pamekasan Mulai Persiapkan Penyekatan Larangan Mudik, Ini Lokasinya

“Ada empat kategori penerima bantuan. Pertama, pesantren yang belum punya unit usaha. Kedua, pesantren punya unit usaha dengan rencana pengembangan maksimal Rp250juta,” jelasnya.

Sedangkan untuk Kategori ketiga, pesantren punya unit usaha dengan rencana pengembangan maksimal Rp500juta. Pesantren ini akan dapat bantuan sebesar Rp500juta. Terakhir, pesantren punya unit usaha dengan rencana pengembangan maksimal Rp600juta. “Pesantren dengan kategori keempat ini dapat bantuan Rp600juta,” tutup Dhani.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Himaesya UTM Gelar Santunan Anak Yatim

6 March 2022 - 04:22

Mantan Kalapas Kelas 2 A Pamekasan Bagikan Sembako Pada Korban Banjir

3 March 2022 - 06:45

BPH Migas Gandeng DPR RI Gelar Penyuluhan Regulasi BPH Migas

2 March 2022 - 10:30

Bupati Pamekasan Dampingi Gubenur Jawa Timur Sambangi Korban Banjir

2 March 2022 - 03:30

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Pamekasan

1 March 2022 - 04:15

FWP Tingkatkan Mutu Jurnalisme dengan Stadium General Pers

28 February 2022 - 18:37

Trending di Uncategorized