Menu

Mode Gelap
Diskominfo Pamekasan Raih Juara II Penyelenggara Program Inovasi dan Teknologi Award DPR Kritisi Rencana Kenaikkan Tarif Tiket Masuk Candi Borobudur Berikut Fitur Unggulan Al Hikmah Education yang Perlu Anda Ketahui BPH Migas Gandeng DPR RI Gelar Penyuluhan Regulasi BPH Migas Bupati Pamekasan Dampingi Gubenur Jawa Timur Sambangi Korban Banjir

Uncategorized

BPH Migas Gandeng DPR RI Gelar Penyuluhan Regulasi BPH Migas


					BPH Migas Gandeng DPR RI Gelar Penyuluhan  Regulasi BPH Migas Perbesar

Suaranet, Pamekasan–Badan Pengantur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) gandeng DPR RI sosialisakan Capaian Kinerja dan Penyuluhan Regulasi BPH Migas Tahun Anggaran  2022 di aula Hotel Odaita  pada hari Rabu, (03/03/22).

Komite BPH Migas priode 2021-2025, Wahyudi Anasi menyampaikan bahwa tugas dan fungsi BPH Migas untuk memberikan pengaturan, pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi serta Pengangkutan Gas Bumi melalui pipa pada Kegiatan Usaha Hilir.

“Target pertama agar masyarakat di Pamekasan khususnya, dan Indonesia paham tentang peran pemerintah di dalam penyiapan BBM subsidi dan non subsidi yang disediakan oleh badan usaha. Dan distribusikan kepada masyarakat supaya tepat sasaran,” kata Wahyudi.

See also  4 Tips for Getting Your Best High School Senior Photos

Diterangkan, tugas BPH Migas yaitu mengatur dan penetapkan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa, harga gas bumi untuk rumah tangga dan usaha pelanggan kecil, pengusahaan transmisi distribusi gas bumi.

kemudian, lanjut Wahyudi, ketersediaan BBM, Cadangan Bahan bakar nasional dan pemanfaatan fasilitas pengangkutan juga penyimpanan BBM termasuk dari tugas BPH Migas.

“BPH melakukan pendistribusian sesuai dengan  jumlah masyarakat dan kebutuhan masyarakat di setiap provinsi kemudian dilakukan penyebaran kouta di setiap kabupaten dan kota,” kata Wahudi.

See also  Pemberantasan Rokok Ilegal di Pamekasan Libatkan Tokoh Agama

Melalui sinergitas dengan DPR RI ini, Hadir Ach. Baidawi, anggota DPR RI komisi IV sebagai narasumber. Ia menjelaskan tentang faktor energi yang memiliki peranan besar di Indonesia. Hal ini menjadi pendorong utama untuk berkembangnya sektor lainnya.

Menurut Baidawi, di Indonesia memiliki potensi sumber energi baik fosil maupun non-fosil. Kebijakan energi selama ini adalah eksploitasi pada energi fosil.

Saat ini, kebijakan pemerintah di bidang energi fosil harus berubah ke Energi Baru dan Terbarukan yang ramah lingkungan.

See also  Milad ke-55 Bersamaan dengan Idul Adha, IAIN Madura Gelar Doa Bersama

“Hari ini Rancangan Undang Undang tentang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT) yang mana sudah masuk tahap harmonisasi,” katanya.

Hal ini merupakan pengembangan sumber energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak, dimana energi terbarukan ditargetkan mencapai 23% pada tahun 2025.

Diketahui saat ini, secara nasional rasio elektrifikasi Indonesia mencapai sekitar 94%. Namun di beberapa daerah pedalaman dan pulau-pulau kecil serta terpencil masih di bawah 80%.

“Diharapkan pada sidang depan itu sudah menjadi draf RUU yang menjadi unsur inisiatif DPR,” harap

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Himaesya UTM Gelar Santunan Anak Yatim

6 March 2022 - 04:22

Mantan Kalapas Kelas 2 A Pamekasan Bagikan Sembako Pada Korban Banjir

3 March 2022 - 06:45

Kemenag RI Kembali Buka Bantuan Inkubasi Bisnis Bagi Pesantren

2 March 2022 - 04:11

Bupati Pamekasan Dampingi Gubenur Jawa Timur Sambangi Korban Banjir

2 March 2022 - 03:30

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Pamekasan

1 March 2022 - 04:15

FWP Tingkatkan Mutu Jurnalisme dengan Stadium General Pers

28 February 2022 - 18:37

Trending di Uncategorized