Menu

Mode Gelap
Diskominfo Pamekasan Raih Juara II Penyelenggara Program Inovasi dan Teknologi Award DPR Kritisi Rencana Kenaikkan Tarif Tiket Masuk Candi Borobudur Berikut Fitur Unggulan Al Hikmah Education yang Perlu Anda Ketahui BPH Migas Gandeng DPR RI Gelar Penyuluhan Regulasi BPH Migas Bupati Pamekasan Dampingi Gubenur Jawa Timur Sambangi Korban Banjir

Uncategorized

Tunggu Bupati, PMII Blokade Pintu Masuk dan Larang Pegawai Keluar


					Tunggu Bupati, PMII Blokade Pintu Masuk dan Larang Pegawai Keluar Perbesar

PAMEKASAN. Ratusan kader PMII Pamekasan memblokade pintu utama masuk dan keluar kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Blokade itu dilakukan untuk menunggu kedatangan bupati Pamekasan Baddrut Tamam bisa menemui masa aksi yang sudah datang dari pagi. Kamis, (17/06/2021).

Dari penyekatan itu, puluhan pegawai dan anggota DPRD tidak bisa keluar ataupun pulang dari kantornya. Sebab, dua pintu ditutup dan dijaga ketat oleh kader PMII.

Ketua PMII Pamekasan Lutfi mengatakan, penyekatan itu dilakukan untuk memberikan kepastian agar bupati bisa menemui masa aksi. Sehingga mereka bisa berdiskusi dan berdialog langsung.

See also  IAIN Madura Hadirkan Said Nursi di Perpustakaan Kampus

Berdasar pantauan di lokasi, puluhan pegawai di Pemkab Pamekasan dan kantor DPRD Pamekasan tidak bisa sepulang. Sebagian dari mereka, menunggu di depan dan halaman kantor.

Ketua Cabang PMII Pamekasan Lutfi mengatakan, PMII melakukan demo tambang ilegal untuk menagih janji pemerintah untuk menindak dan memberantas tambang ilegal di wilayah Pamekasan.

See also  Supir Ngantuk, Mobil Oleng Lalu Serobot Pembatas Jalan di Tapsiun Pamekasan

Lutfi menyebut, ada sebanyak 219 tambang ilegal di kabupaten Pamekasan yang beroperasi secara terus menerus yang tersebar di 13 kecamatan.

“Kami datang untuk menagih komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti tambang ilegal. Satu tahun lalu sudah ada komitmen antara PMII dan pemerintah soal tambang,” teriak Lutfi dalam orasinya.

Dari demo itu, PMII mengirimkan surat untuk tiga pimpinan tertinggi di Pamekasan. Yaknu Bupati, Kapolres dan ketua DPRD Pamekasan.

See also  Mengerikan, Jalan Ambles di Pamekasan Sepanjang 14 Meter dan Retak 23 Meter Dekat Permukiman Warga

Sebelumnya, masa aksi ditemui oleh anggota DPRD fraksi PKS Al Anwari, hanya saja diskusinya tidak lama. Sebab, kader PMII menolak.

Lepas dari itu, PLH sekdakab Pamekasan Agus Mulyadi juga ditolak masa aksi. Penyebabnya, Agus tidak menjawab secara detail apa yang menjadi tuntutan dari masa aksi.

PMII Pamekasan bertahan menunggu kedatangan Bupati Pamekasan untuk menemui dan berdiskusi langsung dengan kader PMII soal tambang ilegal.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Himaesya UTM Gelar Santunan Anak Yatim

6 March 2022 - 04:22

Mantan Kalapas Kelas 2 A Pamekasan Bagikan Sembako Pada Korban Banjir

3 March 2022 - 06:45

BPH Migas Gandeng DPR RI Gelar Penyuluhan Regulasi BPH Migas

2 March 2022 - 10:30

Kemenag RI Kembali Buka Bantuan Inkubasi Bisnis Bagi Pesantren

2 March 2022 - 04:11

Bupati Pamekasan Dampingi Gubenur Jawa Timur Sambangi Korban Banjir

2 March 2022 - 03:30

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Pamekasan

1 March 2022 - 04:15

Trending di Uncategorized